Amalan Wirid Thariqat Tijaniyah

Amalan wirid dalam thariqat tijaniyah terdapat tiga unsur pokok, yaitu istighfar, shalawat dan dzikir {tahlil}.
Ketiga unsur inti dzikr dalam Thariqat Tijaniyah —istighfar, shalawat dan tahlil— adalah substansi dalam kerangka teori tasawuf yang menjadi kerangka yang saling berkesinambungan dalam proses-proses pencapaiannya. Istighfar pada intinya menjadi proses upaya menghilangkan noda-noda rohaniah dan menggantinya dengan nilai-nilai suci. Sebagi tahap pemula dan sarana untuk memudahkan sasaran pendekatan diri kepada Allah. Shalawat, sebagai unsur kedua, menjadi materi pengisian setelah penyucian jiwa yang mengantarkan manusia yang bermunajat mendekatkan diri kepada Allah dan menjadi media perantara antara manusia —sebagai salik— dengan Allah —sebagai zat yang dituju—. Sedangkan materi (substansi) yang sangat efektif untuk mengantarkan manusia menghadap dan menyatukan diri dengan Allah adalah kalimat dzikir yang mempunyai makna dan fungsi tertinggi di sisi Allah, yaitu Tahlil (makna lain dari inti tauhid) : Lailaha Illa Allah.
Ketiga unsur ini menunjukan struktur tahapan upaya berada di sisi Tuhan. KH. Badruzzaman mengatakan bahwa tiga unsur wirid Thariqat Tijaniyah yang dimaksud yakni istighfar, shalawat dan dzikir merupakan satu rangkaian tahap persiapan yang bersambungan. Tahap pertama : istighfar, berfungsi sebagai tahap pembersihan jiwa dari noda-noda maksiat dan perilaku yang bertentangan dengan perintah Allah swt. Pembersihan ini, sebagai tahap persiapan menuju tahap pengisian jiwa dengan rahasia-rahasia shalawat. Tahap kedua : shalawat, berfungsi sebagai cahaya penerang hati, pembersih sisa-sisa kotoran , dan pelebur kegelapan hati. Fungsi demikian sangat penting karena menjadi tahap persiapan menuju rahasia tauhid. Tahap ketiga : Tauhid (makna lain dari inti tahlil), sebagai tahap menuju berada disisi Tuhan sedekat mungkin. Oleh karena itu menurut Habib J’afar Baharun, tiga unsur wirid dalam thariqat tijaniyah ini merupakan akar yang harus dipelihara untuk bisa menumbuhkan kedekatan kepada Allah Swt.
Menurut Muhammad al-Syinqiti, dua unsur yang pertama, Istighfar dan shalawat, biasanya menjadi unsur pokok yang harus ditempuh oleh setiap murid yang menempuh jalur suluk dari thariqat mana saja di dalam setiap maqam tasawuf. Istighfar menjadi element khusus untuk menempati maqam taubat, sedangkan shalawat menjadi element khusus untuk menempati maqam istiqamah. Keduanya mempunyai pengaruh yang sangat kuat terhadap maqam khusus lainnya yang ditempuh oleh salik (penempuh suluk) dalam suluk-nya.
Bentuk amalan wirid Thariqat Tijaniyah terdiri dari dua jenis : (1) wirid Lazimah (kewajiban), yakni wirid-wirid yang wajib diamalkan oleh setiap murid tijaniyah, tidak boleh tidak, dan yang memiliki ketentuan pengamalan dan waktu serta menjadi ukuran sah tidaknya menjadi murid tijaniyah. (2) Wirid ikhtiariyah, yakni wirid yang tidak mempunyai ketentuan kewajiban untuk diamalkan dan tidak menjadi ukuran sah atau tidaknya menjadi murid tijaniyah.
Tiga unsur amalan wirid sebagaimana disebutkan di atas, yakni istighfar, shalawat dan dzikir tersistimatisir dalam tiga jenis wirid : wirid lazimah, wadzhifah dan hailallah

Oleh : SyIB
Admin : MAH

6 Tanggapan

  1. Assalamu’allaikum Wr Wb,saya asli bandung(cimahi) tetapi saat ini tinggal di Jateng.sy mohon Kyai dapat memberikan doa lengkap dari wirid-wirid tersebut dan mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi saya dan keluarga.dan saya juga mohon bertanya manfaat dan faedah dari surat Nur Buat,trimakasih atas perhatianya.Wassallam

  2. Assalamu’alaikum wr. wb.
    Saya dari Brebes jawa tengah , ditempat saya Tharigat Tijaniyah berkembang pesat saya belum masuk menjadi anggota Tharigat. Untuk itu saya mohon kepada Pak Kyai dapat memberikan sejarah Tharigat Tijaniyah dan juga wirid-wiridnya serta artinya. Dan juga satu lagi mohon penjelasannya tentang faedahnya SHOLAWAT FATIH serta bagaimana cara pengamalannya, matur nuwun atas perhatiannya, Wassalamu’alaikum wr. wb.

  3. Tasawuf atau dunia para sufi adalah jalan hidup para kekasih Allah, yang meninggalkan tipuan gemerlapnya kehidupan duniawi yang senantiasa merayu sampai kita masuk ke kubur, saya cinta semua tarekat, termasuk Tijaniyah dan Sanusiah dan saya juga mau berkunjung ke Zawiyah Tijaniyah Garut. Wslm.

  4. Assalamu’alaikum wr. wb. saya lahir di garut pameungpeuk,saya ingin masuk torekat tijaniyah,karna bapak saya dan kake saya masuk torekat tersebut,sebelum masuk torekat tsb harus ada izajah, di mana tempat izajah yg ada di bandung karena saya sekarang tinggal di bandung,,,,,mohon petunjuknya terima kasih,,,,

  5. assalammualaikum wr wb ,saya asli dari subang saya bekerja di malaysia , selain itu saya sedang belajar tarekat tijaniah dengan seorang guru dari kelantan, apakah saya bisa memperdalami ajaran tarekat tijaniah di pesantren al falah biru , karena rencana saya mau pulang ke indonesia .mohon di jawab

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: